BPR Mampu Bersaing dengan Bank Umum
Publikasi tanggal July 25, 2017 di Artikel & Tips, Gunungmas - Klaten, Slide

f65c7895-8ae3-4c7b-95fb-ab4ed6089bd9

Bila dilitik dari sisi akademis, ilmu yang didapat Sunarji semasa kuliah di perguruang tinggi berbeda jauh dengan apa yang dilakoni sekarang, yakni sebagai bankir.

Sebelum bekerja di BPR mulai 1998 dan hingga kini menjadi direktur utama BPR Gunung Mas Klaten, Sunarji adalah lulusan Fakultas Sastra Universitas Diponegoro Semarang, tepatnya jurusan Sejarah.

“Saya maklum saja, lulusan Fakultas Sastra terutama Jurusan Sejarah memang tidak begitu laku. Makanya, ketika ada lowongan pekerjaan marketing saya sabet begitu saja, ” kata dia

“Pada saat kali pertama menjalani, ya agak bingung. Tapi sing penting mlaku, sing penting ubet, buktinya bisa jalan sampai sekarang,” kata dia yang pernah bekerja sebagai marketing di sebuah dealer.

Sunarji masih tetap optimistis bahwa BPR masih bisa berjalan bahkan bersaing dengan bank umum yang punya banyak kelebihan, seperti bunga kredit yang sangat murah, kualitas SDM, dan aplikasi teknologi yang cukup canggih. Menurut dia, pasar dan cara “penjualan” BPR sangat berbeda dengan bank umum.

“Di BPR itu yang penting pelayanan, kecepatan, kepastian, fleksibel, dan tidak kaku. Debitur sing penting diuwongke atau diorangkan,” kata dia.

Laki-laki asal Semarang itu juga optimis, kebijakan pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belakangan ini juga berpihak pada Bank Perkreditan Rakyat(BPR), misalnya, meningkatnya modal setor dan pembentukan satgas NPL.

“Dengan modal yang kuat otomotis BPR juga akan semakin kuat,” kata Sunarji menutup pembicaraan.

(SOLO METRO)

Tinggalkan komentar Anda